Selasa, 09 April 2013

Memberi nasihat dengan wajar

Allah SWT berfirman:
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik." (An-Nahl:125)

1. Dari Abu Wail Syaqiq bin Salamah, ia berkata:
Setiap hari Kamis, Ibnu Mas'ud ra., biasa memberi nasihat kepada kami. Waktu itu ada yang usul: "Wahai Abu Abdurrahman, aku lebih senang apabila kamu mau menasehati kami setiap hari." Ibnu Mas'ud menjawab: "Sebenarnya aku bisa memberi nasihat setiap hari. Hanya saja, aku khawatir kalau kalian menjadi bosan. Aku sengaja membatasinya sebagaimana Rasulullah SAW melakukannya kepada kami. Beliau juga khawatir kalau kami merasa bosan." (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Dari Abu Yaqdhan Ammar bin Yasir ra., ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya lamanya sholat jum'at seseorang dan singkatnya khutbah, membuktikan pandainya seseorang dalam masalah agama. Oleh karena itu, perpanjanglah waktu sholat dan persingkatlah khutbah." (HR. Muslim)

3. Dari Mu'awiyah bin Al-Hakam As-Salamiy ra., ia berkata:
"Ketika kami sholat bersama Rasulullah SAW, tiba-tiba ada orang yang bersin dan aku mengucapkan: YARHAMUKALLAH (Semoga Allah memberi rahmat kepadamu). Spontan orang-orang membelalakkan matanya kepadaku, maka aku berkata: Aduh alangkah kecewanya aku, dan aku bertanya: "Kenapa kalian memandangku seperti itu?" Kemudian mereka menepukkan tangannya pada paha mereka. Ketika aku lihat, mereka bermaksud agar aku diam, aku pun terpaksa diam. Ketika Rasulullah SAW selesai sholat, demi ayah dan bundaku tidak pernah aku melihat seorang pendidik lebih baik daripada beliau, baik sebelum maupun sesudahnya. Demi Allah, beliau tidak membentak, memukul, maupun memaki aku, bahkan beliau bersabda: "Sesungguhnya di dalam sholat tidak boleh bercakap-cakap dengan sesama manusia walaupun hanya sepatah kata. Sebab sholat itu untuk membaca tasbih, takbir dan ayat-ayat Al-Qur'an." Hal itu sama dengan sabda Rasulullah SAW sewaktu aku berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya baru saja aku melewati masa Jahiliyah, dan sekarang Allah telah mendatangkan Islam. Sebenarnya masih ada di antara kami orang-orang yang masih suka mendatangi dukun. Bagaimana pendapatmu?" Beliau menjawab: "Kamu jangan mendatangi mereka!" Aku bertanya lagi: "Bagaimana pendapatmu jika di antara kami masih ada orang-orang yang suka meramal?" Beliau menjawab: "Itu hanya perasaan mereka. Oleh karena itu, jangan sampai kepercayan mereka itu menghalangi perbuatan baik." (HR.Muslim)

4. Dari Al-Irbadh bin Sariya ra., ia berkata:
"Rasulullah SAW pernah memberi nasihat yang dapat menggetarkan hati, dan dapat mencucurkan air mata." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Tidak ada komentar: