Selasa, 11 Maret 2014
Senin, 27 Januari 2014
Membaca basmalah dan hamdalah
1. Dari Umar bin Salamah ra., ia berkata:
Rasulullah SAW bersabda: "Sebutlah nama Allah (bacaan basmalah) , dan makanlah dengan tangan kananmu, serta makanlah dari makanan yang dekat dengan kamu." (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Dari Aisyah ra., ia berkata:
Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seorang diantara kalian makan, hendaklah ia menyebutkan nama Allah Ta'ala. Apabila lupa menyebut nama-Nya sewaktu memulai makan, hendaklah ia membaca: "BISMILLAHI AWWALAHU wa AKHIRAHU" (Dengan menyebut nama Allah pada permulaan dan penghabisan makan)!" (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
3. Dari Jabir ra., ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Apabila seseorang masuk ke rumahnya, lalu berdzikir kepada Allah Ta'ala ketika ia masuk, dan sewaktu makan, maka setan berkata (kepada temannya): 'Kamu tidak bisa ikut masuk dan kamu tidak bisa ikut makan.' Dan apabila seseorang tidak berdzikir kepada Allah Ta'ala ketika masuk rumahnya, maka setan berkata: 'Kamu dapat mengikutinya masuk.' Dan apabila seseorang tidak berdzikir kepada Allah Ta'ala sewaktu makan, maka setan berkata (kepada temannya): 'Kamu bisa ikut makan dan bisa ikut masuk.'" (HR. Muslim)
4. Dari Hudzaifah ra., ia berkata:
"Apabila kami makan bersama Rasulullah SAW kami tidak berani meletakkan tangan ke tempat makanan sebelum Rasulullah SAW meletakkannya terlebih dahulu. Suatu saat, ketika kami akan makan bersama beliau, tiba-tiba datanglah seorang wanita tergesa-gesa, seakan-akan ada sesuatu yang mendorongnya. Ia langsung meletakkan tangannya ke tempat makanan, namun Rasulullah SAW memegang tangannya. Kemudian datanglah seorang Badui terburu-buru seakan-akan ada sesuatu yang mendorongnya. Ia langsung meletakkan tangannya ke tempat makanan,maka dengan cepat Rasulullah SAW memegang tangannya, seraya bersabda: 'Sesungguhnya setan itu merebut makanan yang tidak disebut nama Allah. Sesungguhnya setan datang bersama-sama wanita ini untuk merebut makanan, maka aku pegang tangannya. Kemudian ia datang bersama-sama orang Badui ini untuk merebut makana, maka aku pegang tangannya. Demi Zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, sesungguhnya tangan setan ini aku pegang bersama-sama kedua tangan orang ini." Kemudian Rasulullah menyebut nama Allah Ta'ala dan memulai makan.'" (HR. Muslim)
5. Dari Umayya bin Makhsyiy Ash-Shahabiy ra., ia berkata:
"Ketika Rasulullah SAW duduk ada seseorang makan tanpa menyebut nama Allah, sehingga hampir habis makanannya, hanya tinggal sesuap. Ketika ia akan menyuapkan ke mulutnya ia membaca: BISMILLAHI AWWALAHU WA AKHIRAHU." Melihat yang demikian NabiSAW tersenyum dan bersabda: " Setan itu selalu makan bersamanya, namun ketika ia menyebut nama Allah, maka setan itu memuntahkan apa yang ada dalam perutnya." (HR. Abu Daud dan Nasa'i)
6. Dari Aisyah ra., ia berkata:
Ketika Rasulullah SAW sedang makan bersama enam orang sahabatnya, seorang Badui datang dan makan sebanyak dua kali suapan. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Seandainya ia menyebut nama Allah, niscaya makanan itu cukup untuk kalian." (HR. Tirmidzi)
7. Dari Abu Umamah ra., ia berkata:
Apabila Nabi SAW mengangkat hidangannya, beliau membaca: (yang artinya) Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak dan baik serta penuh berkah yang tiada terbalas dan sangat dibutuhkan, wahai Tuhan kami." (HR. Bukhari)
8. Dari Muadz bin Anas ra., ia berkata:
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang telah makan, kemudian membaca: (yang artinya) Segala puji bagi Allah, Zat yang telah memberi makanan ini kepada aku, dan telah mengkaruniakan rezeki dengan tiada daya dan kekuatan dari diri aku), maka diampuniah dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
Rasulullah SAW bersabda: "Sebutlah nama Allah (bacaan basmalah) , dan makanlah dengan tangan kananmu, serta makanlah dari makanan yang dekat dengan kamu." (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Dari Aisyah ra., ia berkata:
Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seorang diantara kalian makan, hendaklah ia menyebutkan nama Allah Ta'ala. Apabila lupa menyebut nama-Nya sewaktu memulai makan, hendaklah ia membaca: "BISMILLAHI AWWALAHU wa AKHIRAHU" (Dengan menyebut nama Allah pada permulaan dan penghabisan makan)!" (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
3. Dari Jabir ra., ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Apabila seseorang masuk ke rumahnya, lalu berdzikir kepada Allah Ta'ala ketika ia masuk, dan sewaktu makan, maka setan berkata (kepada temannya): 'Kamu tidak bisa ikut masuk dan kamu tidak bisa ikut makan.' Dan apabila seseorang tidak berdzikir kepada Allah Ta'ala ketika masuk rumahnya, maka setan berkata: 'Kamu dapat mengikutinya masuk.' Dan apabila seseorang tidak berdzikir kepada Allah Ta'ala sewaktu makan, maka setan berkata (kepada temannya): 'Kamu bisa ikut makan dan bisa ikut masuk.'" (HR. Muslim)
4. Dari Hudzaifah ra., ia berkata:
"Apabila kami makan bersama Rasulullah SAW kami tidak berani meletakkan tangan ke tempat makanan sebelum Rasulullah SAW meletakkannya terlebih dahulu. Suatu saat, ketika kami akan makan bersama beliau, tiba-tiba datanglah seorang wanita tergesa-gesa, seakan-akan ada sesuatu yang mendorongnya. Ia langsung meletakkan tangannya ke tempat makanan, namun Rasulullah SAW memegang tangannya. Kemudian datanglah seorang Badui terburu-buru seakan-akan ada sesuatu yang mendorongnya. Ia langsung meletakkan tangannya ke tempat makanan,maka dengan cepat Rasulullah SAW memegang tangannya, seraya bersabda: 'Sesungguhnya setan itu merebut makanan yang tidak disebut nama Allah. Sesungguhnya setan datang bersama-sama wanita ini untuk merebut makanan, maka aku pegang tangannya. Kemudian ia datang bersama-sama orang Badui ini untuk merebut makana, maka aku pegang tangannya. Demi Zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, sesungguhnya tangan setan ini aku pegang bersama-sama kedua tangan orang ini." Kemudian Rasulullah menyebut nama Allah Ta'ala dan memulai makan.'" (HR. Muslim)
5. Dari Umayya bin Makhsyiy Ash-Shahabiy ra., ia berkata:
"Ketika Rasulullah SAW duduk ada seseorang makan tanpa menyebut nama Allah, sehingga hampir habis makanannya, hanya tinggal sesuap. Ketika ia akan menyuapkan ke mulutnya ia membaca: BISMILLAHI AWWALAHU WA AKHIRAHU." Melihat yang demikian NabiSAW tersenyum dan bersabda: " Setan itu selalu makan bersamanya, namun ketika ia menyebut nama Allah, maka setan itu memuntahkan apa yang ada dalam perutnya." (HR. Abu Daud dan Nasa'i)
6. Dari Aisyah ra., ia berkata:
Ketika Rasulullah SAW sedang makan bersama enam orang sahabatnya, seorang Badui datang dan makan sebanyak dua kali suapan. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Seandainya ia menyebut nama Allah, niscaya makanan itu cukup untuk kalian." (HR. Tirmidzi)
7. Dari Abu Umamah ra., ia berkata:
Apabila Nabi SAW mengangkat hidangannya, beliau membaca: (yang artinya) Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak dan baik serta penuh berkah yang tiada terbalas dan sangat dibutuhkan, wahai Tuhan kami." (HR. Bukhari)
8. Dari Muadz bin Anas ra., ia berkata:
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang telah makan, kemudian membaca: (yang artinya) Segala puji bagi Allah, Zat yang telah memberi makanan ini kepada aku, dan telah mengkaruniakan rezeki dengan tiada daya dan kekuatan dari diri aku), maka diampuniah dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
Langganan:
Postingan (Atom)